Cibinong-Bogor (MI) ~ Terjadi penarikan mobil leasing secara paksa dan brutal yang diambil dari Bengkel mobil Elbara Motor, daerah Keradenan, Bogor, dimana mobil itu milik Intan Ikmalasari yang sedang di service di bengkel tersebut.

Mobil yang diambil secara paksa tersebut oleh oknum debt kolektor rekanan ACC Finance, dikarenakan Intan Ikmalasari masih ada tunggakan 2 bulan (Maret – April) pada saat Pandemi Covid-19.

Demikian ungkap Dr. Suhendar, SE.,SH kuasa hukum Intan Ikmalasari pada sidang lanjutan gugatan perkara perdata No.414/Pdt.G/2020/PN. Jaksel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (20/07/2020).

“Klien kami jelas dirugikan banyak, disamping mobilnya diambil secara paksa dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, klien kami merasa malu serta di injak-injak harga dirinya,” ujar Suhendar kepada wartawan Koran Metro Indonesia Online.

Dari hasil sidang itu ditunda dan dilakukan mediasi antara penggugat dan tergugat dan akan dilanjutkan pada tanggal 27 Juli 2020 di PN. Jakarta Selatan. Kuasa hukum pihak penggugat itu, yakni Dr. Suhendar, SE SH, Ardin Firanata, SH.,MH dan Ridho Akbar, SH.,MH.

Dari kejadian pengambilan mobil secara paksa itu sempat di videokan oleh pemilik bengkel, Nurzen. Karena kunci mobil Intan Ikmalasari tidak diberikan Nurzen, maka oknum dari leasing ACC itu memecahkan kaca mobil dan mendereknya.

“Benar kejadian itu saya ambil videonya, karena kunci mobil tidak saya berikan. Apalagi ibu Intan langganan bengkel kami,” tegas Nurzen.

Saat pertemuan kedua pihak penggugat dan tergugat.

MI — 003