Mempawah (MI) ~ Walau tidak menjabat lagi sebagai Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), namun Masrubeni tetap berkontribusi dan pemberian pelayanan informasi tentang kesehatan masyarakat.

Kepada wartawan Koran Metro Indonesia Online, Minggu (19/07/2020) kemarin Masrubeni mengatakan, bahwa memang benar dirinya telah tidak menjabat lagi sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.

“Pada tanggal 1 Mei 2020 saya sudah pensiun dari jabatan Kepala Puskesmas Segedong, dan digantikan oleh Pelaksana Tugas (PLT) ibu Widiarty. Namun saya masih tetap memberikan informasi seputar wabah nasional Covid-19 khususnya kepada masyarakat sekitar,” ujar Masrubeni saat dirumahnya.

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sudah hampir lebih setengah tahun ini mewabah seluruh dunia yang menjadi musibah paling terbesar, apalagi Covid-19 merupakan virus yang tidak bisa dilihat dan tidak bisa diraba.

“Maka semua pihak, terutama tim kesehatan dari berbagai pihak harus terus tanpa lelah memberikan yang terbaik demi kesehatan seluruh masyarakat. Jadi saya tidak ingin masyarakat kita terkena virus Corona lebih jauh lagi, jadi tetap saya inginkan kepada PLT Kepala Kesehatan Segedong untuk lebih memperhatikan kasus Covid-19,” papar Masrubeni.

Lebih lanjut mantan Kepala Puskesmas Segedong itu mengungkapkan, keprihatinan dari kasus Covid-19 dan tertularnya virus yang mematikan itu, dirinya mengajak semua masyarakat untuk benar-benar tetap mengikuti aturan yang berlaku tentang pencegahan penularan virus Corona.

“Tetap ikuti semua aturan yang telah diberikan pihak Pemerintah maupun dari Puskesmas dan Rumah Sakit, seperti menjaga jarak, selalu mencuci tangan memakai sabun, selalu pakai masker bila keluar dari rumah. Karena saya melihat di televisi kasus Covid-19 tetap terus bertambah, jadi itulah yang selalu saya imbau kepada masyarakat untuk terus menjaga penularan corona dari aturan tersebut,” harap Masrubeni.

Memang untuk mengurangi dari kasus tertularnya Covid-19 ini, tentunya terus mengikuti berbagai anjuran dalam pencegahan penularan virus Corona.

“Selain itu, penggunaan masker akan lebih manjur jika digabungkan dengan kebiasaan mencuci tangan secara rutin. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan masker, seperti mencuci tangan sebelum memakai masker, menutupi mulut dan hidung agar tidak ada celah antara wajah dengan masker, menghindari menyentuh masker saat menggunakannya, mengganti masker dengan yang baru ketika terasa lembab, melepas masker dari belakang tanpa menyentuh bagian depan, membuangnya di tempat sampah tertutup dan segera cuci tangan, tidak mengusap mata, hidung, mulut, dan wajah dengan tangan yang kotor,” tegas Masrubeni.

Dan yang terkahirnya menurutnya, bila Anda sakit dan tidak tersedia masker, Anda dapat mencegah penularan COVID-19 dengan menerapkan etika batuk. Caranya dengan menutupi mulut ketika batuk atau bersin dengan tisu atau menggunakan lengan tangan.

MI – 035