Depok (MI) ~ Sidang kasus jual-beli tanah dan bangunan yang menyeret Abdul Qodir Jaelani menjadi terdakwa, hari ini menghadirkan saksi utama Ibu Arfah, sang pemilik tanah dan bangunan. 

Hakim Ketua Muhammad Iqbal Hutabarat, SH.MH, saat bertanya kepada ibu Arfah, bahwa bukti kwitansi pembayaran dengan perincian harga dan nomor surat sertifikat sudah sama, yakni luas tanah sebesar 299 m² telah dibayar lunas Rp. 315 juta dengan tanda tangan Habib Hasan Al-Ghodri dan saksi pihak penjual Harun. 

Namun ibu Arfah agak berkelit dan bersikukuh bahwa tanah dan bangunan rumah itu yang dijualnya hanya 196 m², sedang yang 103 m² tidak dijualnya. 

Inilah yang membuat para hakim terus melakukan beberapa pertanyaan kepada ibu Arfah, saksi kunci utama dalam kasus tanah tersebut. 

Tentunya melihat dari berbagai pertanyaan ini, disaat Hakim M. Iqbal Hutabarat hingga membuat para pengunjung menyuarakan “Allahu Akbar…!”, dikarenakan apa yang dikemukakan Hakim Ketua benar adanya.

Apa yang diungkap saksi utama ibu Arfah, kemudian Hakim Ketua M. Iqbal bertanya kepada Abdul Qodir Jaelani. “Apakah terdakwa membantah apa yang diungkap saksi?”.

“Saya menemui ibu Arfah sebanyak 4 kali bukan sekali, kemudian saat akad di notaris Cibinong dibacakan jadi bukan tidak dibacakan,” papar Abdul Kodir Jaelani.

Kemudian sidang akan dilanjutkan dengan menghadirkan ke-4 saksi dan satu persatu yang akan di sidang, dan sidang di skors hingga pukul 14.15 WIB.

MI – 003