Bekasi (MI) ~ Ardi Mahardika, Wartawan Radio Dakta yang bertugas di Bekasi menjadi korban penjambretan usai melakukan peliputan. Peristiwa penjambretan tersebut diketahui terjadi di Perumahan Prima Harapan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (5/10/2019) sore.

Ardi menceritakan, peristiwa bermula ketika bersepeda dari arah rumah untuk memberikan laporan lalu lintas di Jalan Raya Perjuangan Kota Bekasi. Usai melaporkan kondisi lalu lintas, Ardi kemudian menggowes sepedanya kembali ke rumah.

“Saya lagi naik sepeda, habis laporan lalu lintas. Sengaja memang sekalian olahraga karena tidak jauh dari rumah. Saat di Perumahan Prima Harapan terima telepon, tiba-tiba dari belakang ada dua orang naik motor langsung merebut handphone (telepon genggam) saya,” kata dia, Rabu (9/10/2019).

Dia mengaku sempat meneriaki kedua pelaku yang diketahui menggunakan sepeda motor matik. Namun, kedua pelaku yang menurutnya masih remaja melaju dengan kecepatan tinggi sehingga dia tidak bisa mengejarnya.

“Setelah itu saya membuat laporan ke polisi. Semoga pelaku dapat segera ditangkap,” ujarnya.

Laporan tersebut tercatat bernomor LP/110/K/X/2019/Sek Bks Utr. Atas kejadian tersebut, Ardi mengalami kerugian sebesar Rp3 juta.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami akan menindaklanjuti dan melakukan penyelidikan,” tambahnya singkat kepada wartawan Metro Indonesia.

JOK – MI