Mantan Petinggi SoftBank Ini Punya Usaha Ojol, Tapi Dicekal Dua Kali?. (FOTO: Cahyo Prayogo).

Ojek online bernama Angkas mengaku siap menantang Grab di industri transportasi online Filipina. Angkas, yang artinya menumpang, ini bahkan mengklaim lebih aman dari kondom dari sisi keselamatan pengendara maupun penumpang.

Ojek online Angkas dimiliki oleh mantan Wakil Presiden Vision Fund milik Softbank Group Singapura, Angeline Tham, itu sudah diunduh tiga juta kali dengan 27 ribu pengemudi terdaftar, sejak berdiri pada 2016.

Tham mendirikan Angkas karena merasakan sendiri buruknya kemacetan di Filipina. “Saya menghabiskan 6 jam dalam sehari di Manila. Saya jamin Angkas lebih aman dari kondom,” katanya, dikutip dari┬áBusiness Times, Sabtu (5/10/2019).

Meski sudah ada sejak tiga tahun lalu, namun Angkas beroperasi dengan lisensi sementara. Aplikasi transportasi online ini sudah dua kali ditutup karena undang-undang lima dekade menentang penggunaan sepeda motor sebagai transportasi umum karena dinilai membahayakan.

Tham berharap untuk memperoleh izin penuh pada Desember mendatang, karena regulasi tersebut membuat Angkas kesulitan memperoleh pendanaan. Angkas menantang raksasa Grab, menjajikan perjalanan yang lebih cepat dan murah, mulai dari 50 peso (Rp13.750) dalam satu perjalanan.

Penutupan operasi Angkas memicu kemarahan publik, sehingga membuat regulator kembali mengizinkan perusahaan itu beroperasi dalam masa percobaan enam bulan.

“Pandangan itu sudah ketinggalan zaman. Kami mampu mempertahankan catatan keselamatan kami di tingkat 99,97 persen. Kami tegaskan kembali kalau ojek online Angkas lebih aman dari kondom,” ungkap mantan partner JPMorgan Chase & Co ini berseloroh.

Jika Pemerintah Kota Manila menyetujui layanan Angkas, hal itu juga akan membuka peluang bagi Grab dan Gojek.

MI 002