2019-09-25 14:56 Sumber: sindonews

Setelah kosong selama delapan bulan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Dedy Ermansyah sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/9/2019). Foto/SINDOnews/Dita Angga
JAKARTA – Setelah kosong selama delapan bulan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Dedy Ermansyah sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu. Dedy Emarsyah dilantik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 94/P/2019 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wakil Gubernur Bengkulu masa jabatan 2019-2021. Dedy mengatakan akan ikut menyukseskan program gubernur hingga akhir masa jabatan.

“Kalau di Bengkulu kan karena saya wagub pengganti, saya sedapat mungkin untuk mensukseskan apa program-program yang sudah dicanangkan oleh bapak gubernur,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Deddy Ermansyah merupakan pengganti Rohidin Mersyah yang telah dilantik sebagai Gubernur Bengkulu pada bulan Desember tahun 2018 lalu. Dimana, Rohidin Mersyah menggantikan mantan Gubernur Ridwan Mukti yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK Mei 2017.

Dia mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Rohidin terkait program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Setelah ini akan saya, berkoordinasi dengan beliau terkait dengan program-program menjadi prioritas di Provinsi Bengkulu. Banyak hal (program prioritas). Soal macam-macam lah. soal infrastruktur kemudian kemiskinan. Kira-kira seperti itu,” paparnya.

Deddy mengaku presiden memberikan pesan selamat bekerja. Dia pun menuturkan bahwa program Provinsi Bengkulu akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat.

“Harus dan wajib kita bersinergi dengan pemerintah pusat,” ucapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyebut posisi Wagub Bengkulu memang cukup lama kosong. “Iya ini juga cukup lama juga (pemilihannya). Kita mau nunggu DKI Jakarta tapi belum selesai juga,” pungkasnya.
(kri)